Pengembangan Wawasan Tata Kelola Sumber Daya Alam Pertambangan di NTB pada Kalangan Akademisi, Aktivis Mahasiswa, dan Pemerhati Sosial
Abstract
Sumber daya alam pertambangan memiliki peran penting dalam menopang pembangunan ekonomi, penyediaan energi dan aktivitas pembangunan fisik, serta penyedia kebtuhan perkembangan teknologi. Pengelolaan sumber daya pertambangan perlu memperhatikan manfaat ekonomi, kepentingan sosial, dan kondisi lingkungan agar kekayaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan wawasan dan pemahaman kepada peserta mengenai tata kelola sumber daya alam pertambangan, khususnya dalam konteks Indonesia dan Nusa Tenggara Barat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penentuan peserta, presentasi materi, serta tanya jawab dan diskusi. Peserta kegiatan berasal dari kalangan akademisi, aktivis mahasiswa, dan pemerhati sosial yang dipandang memiliki peran dalam penyebaran ide dan wawasan pada lingkungan masing-masing. Materi yang disampaikan meliputi kemampuan manajerial pengelolaan SDA tambang Indonesia, posisi Indonesia sebagai negara G-20, upaya menghindari “Kutukan Sumberdaya Alam”, pemanfaatan hasil pertambangan untuk pendidikan dan proteksi lingkungan di Nusa Tenggara Barat, serta pengelolaan tambang rakyat melalui Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IUPR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya ruang diskusi yang cukup luas mengenai manfaat ekonomi, pengelolaan lingkungan, peran pemerintah daerah, dan pengelolaan tambang rakyat. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya tata kelola sumber daya pertambangan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.











