Penerapan Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Meningkatkan Kesadaran Perilaku Kerja Aman pada Nelayan Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe

Authors

  • Syawal Kamiluddin Saptaputra Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • La Ode Liaumin Azim Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Putu Eka Meiyana Erawan Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Aisyah Amini Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Ashar Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Elsa Putriani Gunawas Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Imran Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Jessica Nesa Febrianti Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • La Ode Muh Al-Kasran Razak Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Rizkia Milida Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Sitti Nur Afridasari Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Tessa Putri Atirah Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Tsalsa Anto Ifdanunnisa Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari
  • Waode Talya Ameliahaidar
  • Zaskia Putri Rahmadani Kesehatan Masyarakat Universitas Haku Oleo, Kendari

Keywords:

Edukasi Kesehatan; Keselamatan Dan Kesehatan Kerja; Nelayan; Pengetahuan; Perilaku Kerja Aman

Abstract

Nelayan merupakan kelompok pekerja sektor informal yang menghadapi berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja, seperti cuaca buruk, gelombang tinggi, kelelahan, penggunaan peralatan tajam, posisi kerja tidak ergonomis, dan risiko jatuh ke laut. Rendahnya pengetahuan tentang bahaya kerja dan tindakan pencegahannya dapat meningkatkan risiko kecelakaan selama aktivitas melaut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja pada nelayan Desa Leppe, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juni 2026 dengan melibatkan 40 nelayan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi praktik keselamatan kerja. Materi meliputi identifikasi bahaya kerja, penggunaan alat pelindung diri, pemeriksaan kapal dan peralatan, pemantauan kondisi cuaca, pencegahan kelelahan, posisi kerja ergonomis, serta tindakan awal dalam keadaan darurat. Pengetahuan peserta diukur menggunakan kuesioner 10 pertanyaan sebelum dan setelah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 50,80 pada pretest menjadi 80,25 pada posttest, dengan selisih rata-rata sebesar 29,45 poin. Proporsi peserta dengan pengetahuan kategori baik meningkat dari 10,0% menjadi 82,5%, sedangkan kategori kurang menurun dari 62,5% menjadi 5,0%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai t = 15,180 dan p < 0,001. Edukasi partisipatif yang dipadukan dengan demonstrasi praktik efektif meningkatkan pengetahuan K3 nelayan. Pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk mendorong penerapan pengetahuan tersebut menjadi perilaku kerja aman dalam aktivitas melaut.

Downloads

Published

2026-06-06